Blogger Widgets
---SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA- SEMOGA ARIKEL-2NYA DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA- TERIMA KASIH- (www.jendralari.blogspot.com)---

Sabtu, 02 Maret 2013

Sistem Motor 4 Tak


Dalam sistem kerja mesin bensin pada umumnya, dikenal ada 2 sistem pembakaran. Yaitu 
  • mesin sistem 4 tak 
  • dan mesin sistem 2 tak.
Mesin 4 tak memiliki bebrapa keunggulan dibandingkan dengan motor 2 tak, terutama emisi bahan bakar yang lebih bersih dan lebih irit.

Pada teknologi mesin motor sendiri, sistem 2 tak mulai ditinggalkan oleh produsen-produsen besar sepeda motor. Masalah efisiensi bahan bakar dan faktor lingkungan, mungkin yang menjadi alasan utamanya.


Ciri utama mesin 4tak yaitu adanya katup sebagai keluar masuknya bahan bakar kedalam silinder, sedangkan pada sistem 2tak tidak menggunakan katup.
Pada sistem kerja dasar 4tak menggunakan 2 katup, yaitu 
  • katup buang 
  • dan katup isap. 
Penambahan dua katup ini dimaksudkan untuk mempercepat proses isap/buang dan penambahan jumlah bahan bakar yang masuk.
Sepeda motor yang menggunakan 4 katup buang dan isap biasanya ditandai dengan logo DOHC (Double Over Head Camp), umumnya pada sepeda motor jenis laki.


Namun pada mesin 4tak teknologi terbaru ada yang menggunakan 4 katup, yaitu 2 katup buang dan 2 katup isap.

Dalam aretikel ini kita bahas mengenai sistem kerja mesin 4tak.
Disebut 4 tak karena pada sistem ini menggunakan 4 langkah pembakaran, yaitu langkah isap, langkah kompresi, langkah pembakaran/kerja dan langkah buang.

Mari kita bahas satu persatu keempat langkah kerja sistem mesin 4tak tersebut:

1.langkah Isap
Pada langkah awal ini posisis katup buang dalam keadaan menutup, sedangkan katup isap dalam keadaan terbuka.Piston dalam posisi bergerak klebawah, sehingga campuran bahan bakar dan udara terhisap masuk kedalam sislinder.

2.Langkah Kompresi

Pada langkah ini, piston bergerak (terdorong) keatas oleh poros engkol (crankshaft).Kedua katup dalam keadaan menutup, sehingga campuran bahan bakar dan udara dimampatkan dengan tekanan tinggi (kompresi).

3.Langkah pembakaran/Kerja


Beberapa derajat sebelum titik mati atas (5 derajat TMA), kedua katup masih dalam keadaan menutup.Pada saat inilah busi memercikkan api untuk membakar campuran bensin dan udara, sehingga terjadi tekanan keras yang mendorong piston kebawah.Dorongan piston akibat pembakaran ini akan menggerakkan poros engkol, sehingga menghasilkan tenaga untuk menggerakkan roda sepeda motor.

4.Langkah Buang

Langkah buang ini setelah piston kembali keatas setelah proses langkah kerja/pembakaran.Pada saat ini katup buang yang terbuka, sedang katup isap dalam keadaan menutup.Terdorongnya piston keatas akan mengeluarkan sisa pembakaran, terbuang keluar melalui katup buang hingga sampai kelubang knalpot.

Begitulah proses tersebut berulan-ulang untuk menggerakkan putaran mesin, yang kemudian disalurkan kepada roda belakang sepeda motor.


Ada beberapa komponen mesin yang berada pada sistem pembakaran hingga menghasilkan tenaga.

Piston: 

Berfungsi untuk memampatkan bahan bakar, menerima tekanan pembakaran,

Batang piston:

 berguna untuk menerima tenaga dari piston yang dihubungkan dengan poros engkol

Ring kompresi:

 Untuk membantu piston supaya tidak ada kebocoran pada saat langkah kompresi

Poros engkol/crankshaft: Berfungsi menerima tenaga dari piston, yang kemudian dirubahnya menjadi tenaga putar untuk menggerakkan mesin.

Katup: Berguna sebagai pintu masuknya bahan bakar, keluarnya bahan bakar

Busi:

 Menghasilkan bunga api yang sesuai kebutuhan, untuk membantu pembakaran bahan bakar pada proses kerja

Karburator:

Mengatur campuran bahan bakar dan udara dengan takaran yang sesuai.


Lihat juga artikel Perawatan Mesin Motor

Sumber : 
http://www.spiderbeat.com

Tidak ada komentar: